Laman

Jumat, 07 Oktober 2011

Pencarian Hari ke-3 Korban Kapal Tenggelam Masih Nihil

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By anton, okezone.com, Updated: 9/23/2011 2:21 AM

Pencarian Hari ke-3 Korban Kapal Tenggelam Masih Nihil

DENPASAR - Pencarian terhadap 13 penumpang yang hilang akibat tenggelamnya KM Sri Murah Rezeki di perairan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali, hingga hari ketiga, masih nihil.

Setelah hampir enam jam menyisir perairan di Nusa Lembongan, kini pencarian diarahkan ke timur sejauh 7 mil dari lokasi.

"Berdasar data BMKG, terjadi perubahan arus laut setiap tiga jam siang ini dari barat ke timur, sehingga sore ini kami akan mengarahkan pencarian ke timur sebelum Padang Bai," kata Kepala SAR Denpasar I Ketut Parwa di Posko SAR Base Ops Lanud Ngurah Rai, Jumat (23/9/2011).

Terlebih, hampir semua area telah disisir baik lewat udara dan laut mengerahkan armada tujuh kapal dan helikopter. Penyisiran sejak pagi hingga siang tadi, dilakukan hingga 5 mil ke arah selatan dan barat.

Demikian pula, helikopter dan perahu karet telah menyisiri karang-karang di sepanjang pantai mulai Nusa Lembongan hingga Nusa Penida. Sebab, ada kemungkinan korban terseret arus atau terdampar ke karang di pulau-pulau sekitarnya.

"Jadi jangan sampai misalnya korban sudah terdampar di karang namun tidak dievakuasi," ujarnya.

Parwa berharap, adanya perubahan pola operasi yang difokuskan ke arah timur, diharapkan bisa ada hasil. Diperkirakan para korban tenggelam dan terseret arus laut.

Upaya pencarian tidak hanya mengerahkan semua unsur kekuatan SAR, namun juga ke kapal-kapal yang melintasi Selat Badung. Pihak Adpel Benoa juga telah mengeluarkan maklumat pelayaran meminta agar kapal yang berlayar turut membantu menginformasikan jika melihat tanda-tanda keberadaan para korban di laut.

Seperti diketahui, KM Sri Murah Rejeki tenggelam di sekitar Perairan Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, pada Rabu 21 September dini hari. Dalam kejadian itu 11 orang selamat, 11 tewas, dan 13 hilang.


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar