
TIMIKA - Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Moses Kilangan, Timika, Papua, mengubah jadwal penerbangannya menyusul aksi pemblokiran yang dilakukan oleh warga dan serikat pekerja PT Freeport di mil E27 areal tambang Freeport.
Kepala Bidang Perhubungan Udara, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Mimika, Jhon Rettop mengatakan sisa avtur yang ada di bandara hanya akan digunakan untuk penerbangan PT Freeport Indonesia.
Hal itu sesuai dengan surat resmi dari PT Freeport yang mengatakan avtur untuk kepentingan penerbangan komersil baik reguler maupun perintis untuk sementara waktu dihentikan sambil menunggu perkembangan informasi terkait aksi pemblokiran warga dan serikat pekerja PT Freeport.
Jhon menambahkan, tidak adanya suplai avtur ini akan mengakibatkan semua operator penerbangan akan mengubah jadwal penerbangannya.
Selain itu, untuk mendapatkan pasokan avtur sejumlah penerbangan yang berperasi di Timika terpaksa menambah panjang rute penerbangannya untuk melakukan pengisian avtur dari bandara terdekat seperti Biak dan Jayapura serta Nabire.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar