Laman

Senin, 24 Oktober 2011

WH-Irna Sesalkan Penggerebekan di Percetakan Majalah "Tiro"

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By dede.suryana, okezone.com, Updated: 10/16/2011 1:22 AM

WH-Irna Sesalkan Penggerebekan di Percetakan Majalah "Tiro"

JAKARTA - Kubu salah satu pasangan calon Gubernur Banten, Wahidin Halim-Irna Narulita menyayangkan aksi penggerebekan terhadap percetakan 'Safiralam' di Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, Sudimara Timur, Ciledug, Jakarta Barat, Kamis lalu.

Aksi ini juga dianggap telah menyudutkan calon lain dalam Pilkada Banten, termasuk Wahidin Halim-Irna Narulita.

"Terkait dengan penggerebekan tersebut dan sesuai dengan pemberitaan di salah satu media milik salah satu pasangan, bahwa calon pasangan lain merasa tertuduh adanya kampanye hitam, dalam kasus penggerebekan majalah 'Tiro'," ujar juru bicara pemenangan pasangan Wahidin-Irna, Jazulli Abdillah, dalam keterangannya, Sabtu (15/10/2011).

Menurut Jazulli, penyebaran majalah 'Tiro' tidakklah melanggar hukum. Dan penggerebekan ini justru sebagai sikap menghalang-halangi kebebasan informasi publik.

"Menurut saya penyebaran majalah 'Tiro' tersebut tidaklah melanggar hukum dan Undang-undang, justru yang menghalang-halangi peredaran majalah 'Tiro' tersebut dapat dikenakan sanksi sebagaimana dimaksud dalam UU Tentang Kebebasan Informasi Publik," terang Jazuli.

Terlebih, lanjut dia, penggerebekan ini tidak mengikutsertakan pihak kepolisian sehingga makin jelas bahwa tindakan itu sebagai perbuatan melawan hukum yang dapat dijerat secara pidana maupun perdata.

Karena itu dia berharap agar aksi ini tidak mengganggu jalannya proses Pilgub di provinsi Banten. Semua pasangan diharapkan bersikap jujur, sportif dan sehat dalam berkompetisi.

"Kita berharap agar Pemilukada Banten nanti dapat berjalan dengan baik dan adil," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, belasan warga menggerebek sebuah kantor percetakan yang diduga dijadikan tempat untuk melakukan kampanye hitam (black campaign) pada Pilgub Banten 2011 pada Kamis 13 Oktober malam lalu.

Saat warga menyambangi kantor percetakan tersebut, didapati ribuan halaman muka majalah Tiro berjudul 'Tangkap Gubernur Atut' yang dicetak ulang dengan warna hitam dan putih. Warga mengaku kedatangan mereka tersebut bertujuan menghentikan praktek kampanye hitam yang mulai marak pada masa kampanye Pilgub Banten 2011 ini.


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar