
JAKARTA- Publik menilai kinerja Wakil Presiden Boediono dalam dua tahun tidak banyak berperan dalam laju roda pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang buruk.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Ardian Sopa mengatakan dalam hasil surveinya sebanyak 39 persen publik tidak percaya dengan kinerja Boediono.
"Di tahun 2010 Januari kepuasan publik atas Boediono diangka 53 persen. Kini Kepuasan itu mereosot ke angka 39 persen. Telah terjad drop 14 persen selama dua tahun," kata Ardian dalam keterangan persnya di kantro LSI, Jakarta Minggu (16/10/2011).
Boediono, kata Adrian tidak menjadi pemacu kinerja SBY, tidak seperti kinerja pasangan SBY-Jusuf Kalla dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I. Tindakan pasif Boedino menyebabkan berbgaai keputusan yang dikeluarkan pemerintah dirasakan lambat.
"Peran 'rem' Boediono menambah peran 'rem' SBY membuat aneka keputusan pemerintah dirasakan lambat," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar