Laman

Jumat, 07 Oktober 2011

Demi Rakyat, Banggar Harus Akhiri Boikot

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By insaf, okezone.com, Updated: 9/23/2011 2:33 AM

Demi Rakyat, Banggar Harus Akhiri Boikot

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyarankan Badan Anggaran (Banggaran) tetap melanjutkan rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2012 bersama pemerintah.

"Saya sebagai pimpinan DPR tetap menyarankan Banggar tetap kembali bekerja dengan baik sambil menunggu ikhtiar yang akan dilakukan pimpinan DPR untu mengundang aparat penegak hukum rapat konsultasi," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Menurut Priyo, mandegnya pembahasan RAPBN yang harusnya selesai bulan Oktober nanti, akan membawa kerugian bagi rakyat. "Pembangunan akan tidak jalan kecuali kemudian presiden menggunakan caranya menerbitkan Perppu, tapi cara itu tidak baik," pungkasnya.

Politikus Partai Golkar ini menampik anggapan dugaan pelanggaran atas sikap pimpinan Banggar mengembalikan pembahasan ke pimpinan DPR. "Enggak ada yang dilanggar. Disini mereka hanya mengembalikan mandat ini kepada pimpinan, DPR akan mencari jalan keluar," sambungnya.

Priyo berharap kelanjutan pembahasan RAPBN bisa dilakukan setelah digelarnya rapat konsultasi bersama pimpinan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan Agung. Rencananya rapat konsultasi dengan penegak hukum itu dilakukan pekan depan. "Itu akan kita lihat minggu-minggu ini lah, saya percaya pasti ada jalan keluar," ujarnya berharap.

Sebelumnya, Rabu lalu, KPK memanggil empat pimpinan Banggar, yaitu Melchias Markus Mekeng (Partai Golkar), Mirwan Amir (Partai Demokrat), Olly Dondokambey (PDI Perjuangan) dan Tamsil Linrung (PKS). Mereka diperiksa terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi dan proyek wisma atlet SEA Games.

Usai diperiksa, Banggar langsung memutuskan menunda pembahasan RAPBN 2012 yang sedianya dibahas bersama pemerintah pada 21-26 September.


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar