Laman

Rabu, 09 November 2011

Sapi SBY Urutan Pertama Dipotong di Istiqlal

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By m.syaifullah, okezone.com, Updated: 11/5/2011 10:02 AM

Sapi SBY Urutan Pertama Dipotong di Istiqlal

JAKARTA - Presiden SBY menyumbangkan sapi seberat lebih dari 1,2 ton kepada Masjid Istiqlal untuk di sembelih pada Hari Raya Idul Adha 1432 H. besok. Menurut Sekertaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Subandi, pihaknya telah menerima sapi kurban dari Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono pagi tadi.

"Ya, memang betul saya tadi pagi sudah terima kalo presiden menyumbang sapi 1 ekor seberat 1,2 ton dan Wapres menyumbang 1 ekor sapi seberat 1,1 ton," ujar Subandi kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (5/11/2011).

Menurut Subandi, presiden dan wakilnya sudah biasa setiap tahun menyumbang sapi kurban ke Masjid Istiqlal dan Kedua sapi itu dipisah dengan sapi kurban lainnya.

"Sapinya juga sudah datang dan sapi Presiden dan Wapres itu tidak digabung dengan sapi-sapi lainnya. Dan memang setiap tahunnya itu presiden dan wapres itu menyumbangkan hewan kurbannya," katanya.

Selain SBY-Boediono, Menteri Agama Suryadharma Ali turut menyumbang satu sapi kurban. "Menteri agama menyumbang satu sapi," paparnya.

Hingga saat ini kata Subandi, pihaknya telah menerima sapi kurban sebanyak 56 ekor dan 13 ekor kambing. "Sampai dengan jam 12 hari ini itu sudah terima sapi sebanyak 56 ekor sedangkan kambing itu sebanyak 13 ekor. Dan kemungkinan bisa bertambah," kata dia.

Lanjut Subandi, penyembelihan pertama akan dimulai dengan sapi SBY dan selanjutnya dikiuti sapi kurban lainnya. "Sapi presiden akan dipotong pertama kali dan seterusnya diikuti oleh hewan kurban lainnya," pungkasnya.

Penyembelihan hewan kurban itu akan dimulai pada pukul 16.00 WIB Minggu (6/11) sore besok hingga 04.00 WIB Senin (7/11) lusa pagi. pihaknya juga telah menyiapkan dokter hewan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan yang nantinya akan memeriksa kesehatan sapi dan daging yang sudah disembelih.


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar