JAKARTA - Akibat sepi pengunjung, sejumlah pedagang yang menempati kios-kios di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai meninggalkannya. Bahkan tiga kantor bank yang ada juga ikut tutup.
Dari total 1.602 kios yang ada, terpantau 200-an kios yang sudah ditinggalkan pedagang. Kebanyakan mereka menutup kiosnya dengan alasan sepi pembeli karena banyaknya pasar modern di sekeliling pasar Kramat Jati.
"Padagang menutup kios beralasan karena banyaknya saingan, akses menuju pasar macet karena banyaknya pedagang kaki lima, dan sebagainya," kata Kepala Pasar Kramat Jati, Hariyono, kepada wartawan, Selasa (15/11/2011).
Menurut Hariyono pasar yang dibangun sejak 1988 dan beroperasi pada 1990 ini, sudah mulai ditinggalkan pedagang sejak 6 sampai 12 bulan lalu. "Tiga bank yang tutup yaitu, Bank BCA, Bank Bali, dan Bank DKI,"terangnya.
Hariyono menjelaskan untuk mengatasi masalah ini, akan memasukan pedagang kaki lima ke pasar tersebut. Sehingga areal parkir yang selama ini ditempat PKL akan ditata rapih. "Kami juga akan bekerjasama dengan Ramayana, di pasar ini akan hadir Elektronik City yang rencananya pada awal Januari 2012,"paparnya.
Pantauan okezone, di sekitar kawasan pasar Kramat Jati, dikeliling pasar modern seperti Pasar Grosir Cililitan (PGC) dan Kramat Jati Indah (KJI). Para pengunjung lebih banyak kedua pasar modern tersebut dibandingkan dengan pasar Kramat Jati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar