
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo belakangan ini ramai dibicarakan karena dinilai termasuk sebagai wakil rakyat yang memiliki harta cukup berlimpah.
Bambang memiliki harta kekayaan sebesar Rp24,1 miliar dan USD20.095. Nilai tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Bambang ke KPK pada 28 Januari 2010.
Bambang juga memiliki sejumlah mobil mewah seperti Land Rover, Mercedes Benz, Alphard, Bentley, dan Hummer.
"Yang bersangkutan juga punya satu buah motor bermerek Harley Davidson," kata Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkat yang diterima okezone, Senin (15/11/2011).
Sebelumnya, Bambang mengatakan tidak masalah anggota DPR tampil mewah. Bagi Bambang, bekerja sebagai wakil rakyat bukan pada mewah atau tidaknya mobil yang digunakan, tetapi pada kinerja.
"Sebetulnya bukan punya mobil mewah atau tidak. Apakah anggota DPR naik kijang kerjanya benar dan tidak korupsi? Justru yang patut dicurigai adalah anggota DPR yang kaya mendadak," ujar Bambang usai mengikuti sebuah diskusi di Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Minggu 13 November 2011 lalu.
Menurut Bambang, anggota dewan yang memiliki kekayaan lebih tidak perlu takut dengan berita miring terkait maraknya mobil mewah di parkiran DPR.
"Kaya boleh asal sedekah. Tuhan sudah mengatur rezeki umatnya masing-masing, jangan takut kaya dan jangan takut jadi miskin. Yang miskin harus mawas diri, ikhtiar berusaha, jangan sirik lah. Karena itu dosa lho," tutur Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini.
Bagi Bambang, kendaraan hanya sebagai alat. Hal itu tidak lantas menjadi ukuran untuk menilai kehidupan seseorang. Perjuangan seseorang tidak terpengaruh atau berimplikasi pada penampilannya. Kata dia, banyak juga anggota dewan yang memakai mobil kijang dan motor namun melakukan korupsi juga.
"Ya karena ekonominya kejepit ya dia korupsi akhirnya. Artinya begini, yang ideal ke depan adalah orang terjun ke politik itu harus mapan dulu. Harus selesai urusan sendiri, dapur, anak, bini, rumah, baru bisa kerja. Kalau tidak ya susah. Besok berangkat naik taksi, besoknya naik Kijang, besoknya minta apalagi gitu. Kan kita tidak ingin pakai topeng, jangan kita tampil membohongi diri sendiri. Yang penting jangan pamer," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar