
JAKARTA - Motif penusukan yang menyebabkan Raafi Aga Winasya Benjamin tewas di bar Shy Rooftop Kemang dini hari tadi belum diketahui.
Hingga saat ini keluarga belum mengetahui hasil penyelidikan polisi termasuk autopsi tim medis atas tewasnya siswa kelas 3 SMA Pangudi Luhur tersebut.
"Masih simpang siur ya, saya takut mendahului. Saya tunggu saja dari hasil penyidikan polisi," kata ayah Raafi, Ardiansyah, saat ditemui di kediamannya, Jalan Kemang Timur Raya Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011).
Selain menunggu laporan dari pihak berwajib, pria yang akrab disapa Andi ini mengaku akan meminta keterangan teman Raafi yang juga bersama putranya dini hari tadi.
"Saya juga berencana mau mendudukkan teman-temannya untuk tahu apa yang sebenarnya terjadi," akunya.
Di mata Andi, putra pertamanya itu dikenal sebagai anak rajin. Di sekolahnya, Raafi berprestasi. Bahkan, Raafi pernah mengutarakan keinginannya menjadi mahasiswa kedokteran.
Karena itu, Andi tidak sedikitpun menaruh curiga adanya perselisihan putranya dengan orang lain yang berujung pada tewasnya Raafi.
"Kalau ke acara-acara seperti itu, namanya anak muda wajar, biasa saja, tapi sejauh apa saya tidak tahu," ungkapnya.
Andi mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Raafi. Namun dia tetap berharap polisi segera menangkap pelaku penusukan. "Biar kepolisian yang menangani,"ujar dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar