
PADANG - Sebanyak 18 ribu siswa di wilayah Pesisir Selatan, Sumatera Barat terpaksa diliburkan. Langkah ini diambil menyusul sejumlah gedung sekolah mereka yang rusak akibat terjangan banjir bandang.
"Proses belajar mengajar diliburkan karena sebagian bangunan sekolah sudah hancur terbawa banjir bandang dan sebagian lagi tergenang lumpur sedalam 40 sentimeter," kata Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit di hadapan Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, Jumat (4/11/2011) kemarin.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, sebanyak 9 unit sekolah mengalami rusak berat dengan kerugian Rp4,5 miliar. Sementara gedung sekolah yang tergenang lumpur jumlahnya mencapai 27 unit dengan jumlah kerugian mencapai Rp2,7 miliar.
Selain tergenang lumpur, lanjut Nasrul, kondisi bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Adapun bangunan sekolah yang terendam lumpur tersebut terdiri dari gedung Pendidikan Usia Dini (Paud) sebanyak 13 unit, Taman Kanak-kanak 5 unit, SD sebanyak 26 unit, SMP dan MTs 6 unit dan SMA sebanyak 1 unit.
"Kita juga belum bisa memastikan kapan mereka akan sekolah tapi diupayakan secepat mungkin bisa sekolah dengan mencari alternatif salah satu membangun sekola darurat," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar