Ratusan personel dari Polres Kendal, Kodim 0715 dan Satpol PP berjaga-jaga di setiap sudut desa. Bahkan di perbatasan kedua desa, polisi bersenjata lengkap mendirikan posko pengamanan. Bersama mereka hadir di lokasi kejadian Bupati Kendal Widya Kandi Susanti bersama Kapolres Kendal mendatangi lokasi kejadian untuk menenangkan warga.
Kapolres Kendal Agus Suryo Nurgroho di lokasi kejadian menyatakan kasus ini murni kriminal dan pelaku penusukan yang mengakibatkan tiga orang tewas sudah diidentifikasi.
Sementara itu suasana duka masih menyelimuti rumah di korban penusukan. Menurut keluarga korban, kejadian penusukan berlangsung cepat. Awalnya enam warga Desa Ngrejo terlibat adu mulut dengan pemuda Desa Ringinarum di depan rumah korban, Suhardi.
Pada saat bersamaan dua orang turun dari sepeda motor dan langsung menusuk lima pemuda Desa Ringinarum. Ayah Suhardi, Sodikin, sempat melerai dan mencoba menghentikan aksi pelaku. Namun melihat anaknya bersimbah darah dia pun bergegas menolongnya.
Kapolres menjelaskan, pelaku diduga enam orang dan tiga di antaranya pelaku utama yang melakukan penusukan. Sebelumnya lima pemuda Desa Ringinarum ditusuk pemuda dari desa tetangga hingga mengakibatkan tiga orang tewas. Sementara dua lainnya masih dirawat di rumah sakit. Kasus penusukan ini terjadi diduga akibat pemuda Desa Ngerjo ditegur warga Desa Ringinarum dan tidak terima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar