
JAKARTA - Ketua Komisi Hukum DPR Benny K Harman menampik kabar yang menyebut komisinya telah memilih empat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015.
Saat dikonfirmasi, Benny meminta wartawan memverifikasi sumber yang menyebut kabar sudah terpilihnya pimpinan KPK meski uji kepatutan dan kelayakan baru dilakukan bulan Oktober mendatang.
"Amin itu manusia fiktif. (Amin) jangan asal ngomong, cari dulu dia, jangan ngomong kayak kentut," kata Benny kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Dalam surat elektronik, Amin yang mengaku staf di DPR menyebut Komisi Hukum telah mengkondisikan pemilihan empat pimpinan KPK yang baru.
"Komisi Hukum sudah memilih paket 4 nama sebelum proses fit and propert test dilakukan. Jadi pelaksanaannya nanti hanya sandiwara atau formalitas saja," ujar Amin
Empat nama yang terpilih adalah Aryanto Sutadi (BPN/Polisi), Zulkarnain (Jaksa), Abraham Samad (Advokat) dan Abdullah Hehamahua (KPK). Sementara dua calon yang dijagokan yakni Yunus Hussein dan Bambang Widjojanto tidak terpilih karena dianggap sebagai ancaman bagi DPR.
Soal adanya kesepakatan paket pimpinan KPK, Benny membantah. "Siapa yang ngomong, cari dulu dia. Fit and proper test saja belum. Saya tidak mau tanggapi apa-apa," jawab politikus Partai Demokrat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar