Laman

Senin, 26 September 2011

Pencarian Korban KM Sri Murah Rejeki Dihentikan

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By m.syaifullah, okezone.com, Updated: 9/21/2011 6:52 AM

Pencarian Korban KM Sri Murah Rejeki Dihentikan

DENPASAR - Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan upaya pencarian korban tenggelam Kapal Motor Sri Murah Rezeki di Perairan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali.

Tepat pukul 18.00 Wita, Tim SAR menghentikan pencarian 14 korban penumpang kapal yang hingga kini belum juga ditemukan. "Terlebih hari sudah mulai gelap, ya kami putuskan untuk menghentikan sementara pencarian," kata Kepala Seksi Operasional SAR Denpasar, I Ketut Gde Ardana, dihubungi okezone, Selasa (21/09/2011).

Pada pencarian hari pertama ini, selain menyelamatkan 11 penumpang, petugas berhasil mengevakuasi 11 korban yang ditemukan tewas di sekitar lokasi di Jukut Batu, Nusa Lembongan.

Pencarian hari ini semua unsur dikerahkan mulai dari udara, laut dan darat menyisir sekitar lokasi kejadian. Ardana menyebutkan, unsur Basarnas sendiri menerjunkan 1 Helikopter, Rescue Boat 202 dan Sea Reader.

Kekuatan itu ditambah dengan KRI dan Patroli Keamanan Laut (Kamla) TNI AL. Demikian juga Administratur Pelabuhan Benoa menerjunkan Kepal Negara (KN) 326.

Tidak hanya itu, sambung Ardana, sebanyak empat unit Yacht kapal pesiar juga dikerahkan guna membantu pencarian 14 korban yang berasal dari Banjar Sebunibus, Nusa Penida. "Penyisiran hari ini dilakukan di sepanjang pantai hingga perbatasan Nusa Penida dan Klungkung," imbuhnya.

Dia menambahkan, selain unsur SAR, sebanyak 30 nelayan sekitar juga ikut membantu pencarian korban. Hanya saja sampai petang ini, 14 korban yang hilang belum juga ditemuka. "Malam ini kami masih menyusun rencana operasi pencarian untuk besok," tutupnya.

Seperti diketahui, sekira pukul 02.40 Wita, KM Sri Murah Rezeki yang mengangkut 36 penumpang dan ABK dihantam ombak besar setinggi sekira 3 meter sehingga terbalik dan tenggelam. Dalam kejadian itu, 11 orang ditemukan selamat, 11 orang tewas dan 14 orang lainnya masih dalam pencarian.


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar