Laman

Minggu, 25 September 2011

Kronologis Tenggelamnya KM Sri Murah Rezeki di Bali

okezone.com (Copyright (c) okezone.com 2011, All Rights Reserved)

By dede.suryana, okezone.com, Updated: 9/21/2011 3:08 AM

Kronologis Tenggelamnya KM Sri Murah Rezeki di Bali

DENPASAR - Kapal Motor Sri Murah Rezeki yang tenggelam di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali dini hari tadi, diduga akibat kelebihan muatan dan hantaman gelombang besar.

Kapal yang mengangkut 36 orang itu sedianya hendak pulang ke Nusa Penida usai mengikuti kegiatan adat di Nusa Lembongan. Namun dalam perjalanan sekira dua sampai tiga mil dari daratan, perahu terbalik lalu tenggelam.

Usai mengunjungi para korban selamat dan melihat 11 korban tewas yang disemayamkan di Balai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menjelaskan kronologis insiden yang terjadi sekira pukul 02.40 Wita itu.

"Mereka merupakan satu keluarga besar dari Desa Subun Nibus yang baru saja mengunjungi keluarga yang sedang menggelar upacara Ngaben kemarin," beber Pastika di Kantor Gubernur, Denpasar, Rabu (21/9/2011).

Rombongan yang merupakan sekaa kesenian gong atau kelompok gamelan itu juga sempat main angklung, sebelum pulang dengan membawa perangkat gamelan ke atas kapal.

Jumlah penumpang dan ABK sebanyak 36 orang kemudian berlayar lewat pesisir pulau yang menjadi salah satu obyek wisata Kabupaten Klungkung itu. "Kalau melihat isi muatan mestinya kapal itu berkapasitas 30 orang, ditambah lagi peralatan gamelan sehingga terjadi kelebihan beban," tengara Gubernur Pastika.

Yang mengenaskan, kata Pastika, di antara rombongan kapal nahas itu terdapat empat guru SD dari satu keluarga. Seorang guru ditemukan tewas, tiga lainnya hilang dan masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Disinggung mengenai penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut, sambung Pastika, hal itu masih dalam penyelidikan petugas. Demikian pula Tim SAR terus menyisiri pantai dan pesisir untuk menemukan 14 korban lainnya yang hingga kini belum juga ditemukan.

"Tadi saya sempat pantau dari udara, Tim SAR masih mencari korban lainnya," tegas mantan Kapolda Bali ini.

Di pihak lain, Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Sutarman, mengatakan petugas dibantu masyarakat dan keluarga korban terus mencari penumpang yang hilang. Biasanya, korban tenggelam akan muncul tiga hari setelah kejadian.

Seperti diketahui musibah tenggelamnya Kapal Motor Sri Murah Rezeki terjadi sekira pukul 02.40 Wita di Perairan Nusa Penida, Klungkung. Insiden itu mengakibatkan 11 orang tewas, 11 orang selamat dan 14 orang hilang.

Berikut data-data korban tewas:

1. I Nyoman Suartika

2. Wayan Sisil

3. I Wayan Muji

4. I Wayan Arnaya

5. I Kadek Suastika

6. I Nengah Demen

7. I Made Sakti

8. I Wayan Rapi

9. I Wayan Sana

10. Gede Suradnya

11. I Ketut Malang


View the original article here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar