Laman

Kamis, 15 September 2011

Besok Hujan Buatan Akan Turun di Sumsel

PALEMBANG - Langkah konkret terus dilakukan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap menyelimuti wilayah Sumsel, segera teratasi.

Hujan buatan akan segera turun di berbagai titik api. Jika tidak ada perubahan jadwal, dua pesawat jenis Casa (C) 212:200 yang dioperasikan PT Nusantara Buana Air, mulai melakukan hujan buatan di atas udara wilayah Sumsel pada esok hari.

Setidaknya, tujuh ton garam bakal ditebar dengan beberapa kali penerbangan yang akan dilakukan sejak Senin 19 September pagi pukul 08.00 WIB.

Hari ini enam staf ahli Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan dua pesawat Casa C-212:200 dengan empat crew, yakni pilot dan co-pilot sudah tiba di Bandara Internasional SMB II Palembang.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Cabang Palembang, Yon Sugiono, membenarkan kedatangan staf BPPT dan sudah bertemu secara langsung dengan dirinya.

Bahkan, untuk operasional serta kesiapan teknis hujan buatan, bassecamp BPPT menggunakan Kantor PT Angkasa Pura II Palembang karena terhindar suara bising.

"Untuk operasional penerbangan, pesawat Casa ditempatkan di area landasan lama eks Bandara Talangbetutu," kata Yon Sugiono, Minggu (11/09/2011).

Untuk meterial seperti garam, mobilisasinya ke Palembang melalui jalur darat sebanyak tujuh ton lebih dan ditempatkan di gudang eks bandara lama. Begitu juga pesawat terbang jenis Casa tipe C 212:200 milik BPPT, hanya saja operasionalnya dilakukan PT Nusantara Buana Air.

"Secara teknis belum dibahas, apakah tujuh ton itu untuk beberapa kali penerbangan atau satu kali. Namun informasinya, jumlah garam itu hanya sementara dan bisa ditambah jika memang dibutuhkan," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar