Nama Mudori tidaklah asing di masyarakat Lumajang. Pasalnya dia pernah ikut dalam pemilihan umum kepala daerah Lumajang tahun 2008. Tapi dia gagal.
Sepak terjang Mudori di dunia politik, memang tak diragukan lagi. Dia juga disebut-sebut sebagai mesin uang partai. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid bahkan menyebut Ali Mudori adalah calo mengurusi proyek yang anggarannya dibahas oleh Badan Anggaran DPR.
Ali Mudori merupakan orang dekat bahkan kerap disebut staf Menteri Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar. Tapi Muhaimin membantah, bila Mudori menjadi stafnya. Mudori, kata Muhaimin, pernah satu kali pada tahun 2010 hanya tim ad hoc saja.
Dilihat dari perjalanan hidup Mudori, memang beberapa tahun terakhir, kehidupan alumnus IAIN Sunan Ampel Surabaya itu berubah drastis. "Ali Mudori itu sempat mengontrak rumah, dan hanya membawa motor Yamaha Vega, tapi sekarang dia memiliki rumah mewah dan mobil," kata Nanang Hanafi, rekan Mudori, saat berbincang dengan wartawan.
"Dia kini berubah," tambah Nanang
Mudori kini bergelimang harta. Dia memiliki empat buah mobil dan rumah mewah senilai Rp4 miliar di jalan Pisang Agung II No I, Lumajang. Di parkiran rumah Mudori, konon, terdapat dua mobil Toyota Innova, Satu Toyota Harrier, dan satu Toyota Alphard.
Sayangnya, sejak beberapa hari terakhir, Mudori sulit untuk ditemui. Dia hanya membalas pesan SMS. Terakhir kali, Mudori menyebutkan dirinya berada di Jakarta. Pria kelahiran Banyuwangi 25 Desember 1970 itu memang lebih sering di Jakarta bersama istrinya yang juga anggota DPR fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Siti Masitoh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar