
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengancam akan menindak tegas anak buahnya yang terlibat dalam bentrokan antara pelajar SMU 6 dengan wartawan pada Senin 19 September lalu.
"Kalau memang ada pihak DKI yang terlibat atau terkait dengan pelanggaran hukum, apapun bentuknya yang menyangkut anak didik, maka dia akan saya kenakan sanksi tegas," ujar Fauzi Bowo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Pria yang biasa dipanggil Foke itu menegaskan siapapun pihak yang terlibat dalam tindak kekerasan terhadap wartawan harus tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku.
"Saya ingin tekankan, siapapun harus tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku. Jangan mendahului hasil penyelidikan dan penyidikan dari polisi," terang Foke.
"Jadi kita tunggu hasil penyelidikan polisi. Termasuk untuk kasus pidananya. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa," ungkap Foke menutup perbincangan.
Bentrok antara wartawan dengan pelajar SMA 6 bermula dari kasus pengeroyokan wartawan Trans7 oleh pelajar SMA 6. Wartawan Trans7 dikeroyok saat meliput tawuran antara siswa SMA 6 dengan SMA 70.
Peristiwa ini lantas direspons para jurnalis dengan menggelar aksi damai di depan SMA 6 yang bertujuan mendesak pihak sekolah agar menindak anak didiknya yang melakukan penggeroyokan. Namun aksi damai ini berujung kericuhan.
Para siswa SMA 6 secara membabi buta menyerang para wartawan. Akibatnya lima wartawan mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit. Sejumlah peralatan liputan juga dirusak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar