Laman

Sabtu, 14 September 2013

Sejarah sastra Novel "Sengsara Membawa Nikmat"


Di sebuah kampung hiduplah seorang pemuda bernama Midun. Ia merupakan pemuda yang banyak disenangi warga karena sifatnya yang rendah hati, baik, taat beragama, dan juga pintar silat. Seorang pemuda lain, bernama Kacak merupakan seorang pemuda yang sombong, karena Mamaknya (Tuanku Laras) adalah seorang kepala desa yang kaya raya. Ia sangat iri melihat Midun banyak disenangi warga.



Suatu hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar